MENGENALI CIRI-CIRI IBU HAMIL KIRA-KIRA HAMIL ANAK PEREMPUAN ATAU LAKI-LAKI

Pasangan yang baru menikah dan sedang hamil, atau para calon orang tau biasanya selalu mengharapkan jenis kelamin setiap bayinya. Ada yang ingin kembar, ada yang ingin anak pertamanya perempuan, ada juga yang ingin anak pertamanya laki-laki.

Karena biasanya, saat kehamilan sudah diatas 6 bulan biasanya sudah terlihat tanda-tanda atau ciri apakah sedang hamil anak laki-laki atau anak perempuan. Lah emang ada ciri-ciri tertentu?

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, bahwa jaman dulu teknologi belum secanggih sekarang. Dulu itu mesin USG belum ada bahkan alat medis pun mungkin sangat sederhana. Nah biasanya saat nenek moyang pada jaman dahulu bisa menebak jenis kelamin dengan menyelenggarakan acara 7 bulanan. Pasalnya jika sang ibu memilih kelapa yang bergambar Srikandi, berati kandungan tersebut perempuan. Sedangkan jika sang ibu memilih kelapa yang bergambar Arjuan, berati kandungan tersebut laki-laki.

Ada juga yang mengatakan, jika ayahnya membelah kelapa yang airnya muncrat menandakan bawah bayi berjenis kelamin laki-laki, namun jika air kelapa itu rembes berati berkelamin perempuan.

Namun bukan hanya itu saja, namun berdasarkan beberapa pengalaman dan pengamatan disetiap ibu hamil, ternyata ada ciri-ciri lain yang sudah terkenal dari jaman dahulu hingga sekarang bahkan sudah sangat turun temurun. Lantas apa saja ciri-cirinya? Simak yuk!

Jika seorang ibu sedang hamil anak perempuan, sang ibu mengalami tanda-tanda seperti bentuk perut yang lebih lebar, sering mengalami morning sickness, payudara kiri menjadi lebih besar, rambut menjadi lebih merah, sakit disekitar panggul, tubuh yang dirasakan oleh ibu biasanya lebih hangat dan juga detak jantung lebih dari 140 denyut per menitnya, lalu wajah ibunya cenderung lebih cerah dan segar bahkan mereka seneng dandan, sifatnya jadi lebih cerewet dan gampang moody serta lebih suka dengan makanan dan minuman yang diolah dari susu.

Sementara jika sang ibu sedang mengandung anak laki-laki, biasanya tanda-tanda tersebut kebalikan dari yang perempuan seperti, perut lebih mancung ke depan, sering merasa sakit di dibagian tulang belakang, mual yang dirasakan tidak hanya di pagi hari namun tidak separah saat hamil anak perempuan, lalu detak jantung kurang dari 140 denyut per menit, payudara lebih besar sebelah kanan, telapak tangan yang cenderung kering, selalu ngidam makanan atau minuman yang asam, kulit cenderung kusam, dan juga cenderung cuek.

Namun dari banyaknya ciri-ciri tersebut, sebagian ada yang mitos karena tanda-tanda tersebut bukan merupakan penelitian secara medis. Ada juga yang bertolak belakang antara ibu hamil satu dengan yang lainnya. Tapi jika kita melihat secara rasional, bentuk perut tidak mempengaruhi karena pada dasarnya bayi perempuan ataupun laki-laki posisinya sama-sama mendekap menjadi bola kecil sehingga dapat muat didalam rahim. Pada dasarnya bentuk perut terbentuk karena bentuk tubuh dan rahim sang ibu. Ada juga yang sakit di area pinggul, namun hal ini bisa terjadi karena sang ibu kekurangan cairan, naiknya berat badan dan memiliki postur tubuh yang berubah.

Kalau soal ngidam, inipun balik lagi kepada calon ibu, karena ada pula yang ngidam justru malah ayahnya. Secara medis, perasaan akan ngidam tersebut untuk untuk merema kekhawatiran saat hamil saja. Makanya sang suami harus bisa mengabuli permintaan dan memberi perhatian yang lebih untuk sang istri. Untuk selera ngidam pun tergantung masing-masing pribadi, ada yang menginginkan makanan manis, asin, pedas, tapi ingat ya moms itu bukan tergantung dati jenis kelaminnya.

Selebihnya memang tidak banyak yang berbeda dari tanda-tanda kehamilan anak laki-laki dan perempuan. Namun jika sang ibu memang mengandung anak laki-laki, pasti akan mengalami kenaikan hormon androgen. Hal seperti itulah yang bisa membuat kulit ibu menjadi lebih gelap dan kusam.

Coba untuk para moms yang pernah hamil atau sedang hamil, beberapa tanda diatas valid gak? Atau mungkin tidak ada tanda-tanda yang sama?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *